Ketika kata mulai terucap, tak ada
yang mampu menahannya, ataupun menghilangkannya, bahkan mungkin meniadakannya…
Setelah kata itu terucap, tak ada
yang mampu mengembalikan waktu agar kata itu tak terucap, bahkan tak ada…
Di saat itu pula…
Kata yang terucap itu bagaikan
pedang yang mampu membunuhku maupun kamu…
Ku sadari perubahan di antara kita
terjadi karena kata-kata yang telah terucap dari bibirku…
Begitu tajamnya henusan itu, bahkan
maaf pun tak berhak ada untukku…
Sebegitu cepatnya ia terlepas dari
bibirku, hingga kepalaku tak mampu berfikir jernih, benarkah ini??
Benarkah tindakanku yang sering kali
tak berfikir panjang ini??
Benarkah semua ini??
Aku masih bingung, diantara kasih
dan sayang itu…
Karena bagiku, kau begitu berarti…
Meski perubahan telah menyelimuti
kita…
Kamu tetap berharga…
Maaf, telah menyakitimu, dalam…
Dan terima kasih, atas kasih sayang
yang kamu berikan tanpa pamrih itu…
Sky
lover