Selasa, 25 Agustus 2015

The End



“Bodoh! Berapa kali harus aku katakana padamu, aku tak akan pernah mengkhianatimu, kau masih tak bisa percaya padaku?” Haru masih diam.

“Haru! Aku sangat mencintaimu, aku bahkan membantumu menemukan siapa pembunuh itu, meskipun ternyata pembunuh itu dibawah suruhan papa, aku tetap memilihmu, kau mau bukti apa lagi?” Haru masih menunduk dan menatap ujung sepatunya.

“Kenapa, Za? Kenapa kau memberikan file rahasia itu kepada papamu? Padahal kau tau, itu kartu as yang bisa memenangkan aku di persidangan nanti.”

Zaura kaget. Ia terdiam seribu bahasa. Hingga beberapa menit berlalu dalam keheningan, hanya suara riak ombak di laut yang terdengar. Zaura bangun dari duduknya, dan menatap Haru serius.

Minggu, 09 Agustus 2015

Masihkah hati itu untukku

MASIHKAH HATI ITU UNTUKKU

Dunia masih berputar, dan hidup Keyna akan tetap berjalan, meski dirinya telah tiada, meninggalkan gadis itu sendiri dalam luka dan kesedihan. Keyna masih menatap pusaranya yang masih basah itu, pikirannya kembali ke sepuluh jam yang lalu.
“Aku cuma mau kamu perhatian sama aku, Ri!”
“Maaf sayang, aku beneran sibuk di sana. Aku harap kamu bisa ngertiin aku.”
“Sibuk dengan wanita lain sampe-sampe kamu nggak sempat hubungi aku. Ini udah hampir sebulan, dan kamu nggak ada kabar sama sekali.”
“Kamu jangan nuduh sembarangan, aku di sini kerja, bukan main wanita lain!”
“Kamu marah sama aku? Harusnya aku yang marah sama kamu. Kamu keterlaluan, Ri”
 Klik