Jumat, 16 November 2012

Suryaku


            Seindah mentari yang baru muncul menyinari bumi, seindah itu pula mimpiku semalam. Aku tak ingin membuka mataku, karena ku takut semua itu akan hilang begitu saja, dan ternyata benar, begitu ku membuka mataku, semua itu menghilang begitu saja, keindahan itu hilang dalam hitungan detik. Aku tak mampu untuk mengembalikannya seperti semula, semua telah hilang dimakan waktu.
            Untuk sepersekian menit, aku masih terdiam, tak mampu bergerak. Ku tatapi sinar mentari yang memasuki ruang kamarku. Begitu indah dan menawan. Mulai ku bangun dari rebahanku. Mulai bersiap menghadapi hari-hariku yang selalu sama, bangun tidur, mandi, sarapan, sekolah, belajar, les, kembali ke rumah, dan mengerjakan apa yang bisa dikerjakan di rumah, hingga malam tiba dan kembali tidur, dan keesokannya, kegiatanku masih sama, hingga hari ini.
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar