Jumat, 03 Maret 2017

KATA DALAM DIAM


Kata-kataku keruh, membeku bersama seribu harapan kepadamu
Mengiba di satu titik ketidak-mampuanku
Dan tak lekang waktu menampilkan bayangan semu

Puisi sendu menjadi teman karibku
Kala sunyi menyanyi dengan piku
Membuat hati kian gelisah mendayu-dayu
Terhunus cinta, hingga lelah terbelenggu rindu
Malam-malam yang kulalui tanpamu
Menjadi tempat bercengkrama bagi kalbu

Tak pernah usai meski kelam berlalu
Hingga menjelang pagi pun, aku masih mengenangmu
Hanya Tuhan yang tau keinginan hati
Saat hati hanya bisa merasa perih
Mungkin, diriku yang tak pernah memahami realita

Tentang perasaanmu kepadaku saat ini
Duka apapun, aku takkan pernah peduli itu
Bilapun berakibat buruk untukku suatu hari nanti
Aku kan tetap mencintai dan menyayangi
Dengan rasa yang indah meski kelak tersakiti

Aku rela menjadi butiran debu demi dirimu
Debu yang dapat kau sentuh meski bukan ragaku
Agar engkau mengerti betapa besar rasa cintaku ini
Bersama seribu harapan yang kugenggam di dasar hati

#kebogiras, rinaihujan. 2 Mar 17



Tidak ada komentar:

Posting Komentar